DASAR ANALISA
Ditetapkan
sebagai jumlah kandungan logam (Cu, Pb, Hg, dan Ag) yang terdapat dalam sampel
dan ditetapkan secara kuantitatif. Prinsip penetapannya yaitu abu sampel yang
diencerkan lalu diasamkan kemudian ditambah Na2S pada tabung 1 dan
tabung 2 ditambah K4(Fe(CN)6) + NaHCO3 lalu
dibandingkan dengan pembanding.
Reaksi
:
PROSEDUR ANALISA
Menghaluskan
sampel dan menimbang sampel sebanyak 5 gram. Mengarangkan sampel sampai tidak
bersap, kemudian masukkan ke dalam tanur pengabuan untuk diabukan. Masukkan
desikator selama ± 5 menit. Masukkan ke dalam gelas beaker kemudian tambahkan
10 ml H2O dan 1 ml HCl 30%. Masukkan larutan ke dalam 10 tabung
reaksi masing-masing 1 ml. Kemudian ambil 1 tabung reaksi sebagai sampel
ditambah Na2S 0,1N dan ambil 4 tabung reaksi sebagai sampel
pembanding yang masing-masing juga ditambah Na2S dan untuk setiap
tabung reaksi ditambahkan Pb(CH3COO)2, HgCl, CuSO4,
AgNO3. Ambil 1 tabung reaksi lagi sebagai sampel ditambahkan NaHCO3
8% 0,5 ml dan K4(Fe(CN)6) 0,5 ml dan untuk setiap tabung reaksi
ditambahkan Pb(CH3COO)2, HgCl, CuSO4, AgNO3.
Bila warna dan keadaan sampel sama dengan pembanding maka sampel positif
mengandung logam berat atau logam berbahaya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar